![]() |
Foto/Ilustrasi |
Di masa ketidakstabilan global, perusahaan harus menerapkan strategi manajemen risiko yang efektif untuk memastikan pertumbuhan, stabilitas, dan keberlanjutan. Tantangan global seperti ketidakpastian perekonomian, persaingan yang ketat, perubahan teknologi dan perubahan peraturan menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas keuangan suatu negara atau perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi manajer untuk mengembangkan strategi yang tepat untuk mengatasi tantangan ini.
Pada era digital saat ini, telah diperkenalkan era baru teknologi manajemen risiko. Menggunakan analisis data tingkat lanjut, teknologi AI (kecerdasan buatan), Internet of Things (IoT) serta blockchain dan pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi pola, anomali, dan secara akurat memprediksi potensi ancaman. Kemajuan teknologi ini memungkinkan organisasi untuk meningkatkan kemampuan dalam membuat keputusan yang akurat dan tepat waktu serta mampu mengelola risiko dengan sangat efektif.
Manajemen dalam bisnis merupakan proses atau tindakan perencanaan, pemantauan, atau pengendalian untuk mencapai tujuan tertentu. Ini melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya atau kegiatan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dalam suatu struktur bisnis atau organisasi, manajemen mencakup berbagai aspek seperti pengelolaan personalia, keuangan, operasional, risiko dan lain-lain agar efektif dan efisien dalam mencapai tujuan organisasi.
Diversifikasi ekonomi, teknologi dan inovasi, peningkatan daya saing serta mengelola resiko merupakan beberapa strategi yang dapat digunakan untuk menghadapi tantangan bisnis di era ketidakstabilan global
Diversifikasi ekonomi merupakan pertukaran atau pembaharuan produk atau aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan keuntungan dan mengurangi risiko ketergantungan pada satu produk atau jasa.
Diversifikasi ekonomi juga merupakan strategi penting yang dapat dikelola oleh suatu negara ketika menghadapi permasalahan global. Perubahan teknologi yang begitu pesat mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk dunia bisnis. Dalam masa saat ini teknologi dan inovasi seperi teknologi AI (kecerdasan buatan), Internet of Things (IoT), robotika, dan komputasi kuantum tidak hanya menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Tetapi juga mengubah fundamental cara manusia bekerja, berinteraksi, dan menjalani kehidupan.
Sistem otonom cerdas dapat merespons kebutuhan manusia secara memadai dan meningkatkan kemampuan kognitif dan produktif. Selain itu, perubahan teknologi saat ini mengedepankan nilai-nilai seperti inklusi, keberlanjutan, dan etika dalam pengembangan dan penggunaan teknologi. Maknanya terletak pada pemahaman bahwa perubahan teknologi tidak hanya mencakup bidang teknologi dan otomasi saja, namun mencakup perubahan budaya, sosial, dan ekonomi secara menyeluruh
Pemasaran global juga merupakan salah satu praktik yang dapat menciptakan peluang dan mengatasi tantangan baru di pasar global. Pasar global ini berkembang karena permintaan konsumen akan produk yang berkualitas dengan harga yang murah dan perusahaan internasional yang ingin memperluas operasi internasional mereka untuk bersaing di segmen pasar internasional
Praktik manajemen risiko modern telah berhasil berubah secara signifikan karena munculnya teknologi digital baru yang memungkinkan hal tersebut untuk melakukan pemodelan dengan bantuan beberapa skenario penilaian mengenai kualitas guna menjamin kestabilan perusahaan. Diversifikasi strategi perusahaan akan mengarah pada diversifikasi inovasi, ekonomi, dan kolaborasi internasional. Konsolidasi teknologi canggih, seperti teknologi AI (kecerdasan buatan) dan bigdata, adalah kunci kesuksesan.
Dunia bisnis harus memahami perbedaan budaya, mengelola risiko, dan merespons dengan cepat perubahan di pasar global. Menghadapi tantangan seperti perubahan perilaku konsumen, keragaman budaya, dan ketidakstabilan pasar memerlukan adaptasi dan inovasi yang terus-menerus.
Keberhasilan dunia usaha di era ketidakstabilan global bergantung pada kemampuan mereka untuk memadukan pengetahuan lokal dengan perspektif global, serta tumbuh bersama untuk mencapai daya saing. Melalui inovasi dan adaptasi yang berkelanjutan, perusahaan dapat berhasil dalam perdagangan internasional.[]
Pengirim :
Agung Fadilah Ramadhan, Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Jambi