Notification

×

Iklan

Iklan

Tafsir Ayat-Ayat Tentang Manajemen Sumber Daya Manusia

Rabu, 27 November 2024 | November 27, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-11-27T05:55:26Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik

Foto/IST

Sumber Daya Manusia (SDM) mengacu pada potensi manusia untuk menjadi pengusaha, organisasi, atau bank yang dapat berkontribusi secara efektif terhadap keberhasilan suatu organisasi dan memberikan dukungan kepada individu. Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam Al-Qur'an menyatakan bahwa bekerja adalah cara untuk menghormati Allah dan meningkatkan kehidupan seseorang dengan menghormati tubuh dan jiwa mereka. Ini adalah upaya untuk menyeimbangkan kebutuhan fisik dan spiritual serta mempromosikan praktik bisnis yang holistik. Ini adalah sarana untuk mencari pengetahuan, kesetiaan, dan kepercayaan kepada Allah, serta bertindak dengan bijaksana.


Konsep manusia sebagai Khalifah sangat penting dalam Islam, seperti yang dinyatakan dalam QS. Al-Baqarah/2:30, Islam menekankan pentingnya martabat manusia dan refleksi diri dari perspektif Islam. Manusia dianggap sebagai warga negara yang baik dengan refleksi diri yang baik, keberanian, dan rasa hormat terhadap lingkungan mereka. 


Menurut Tafsir, tujuan utama dari pekerjaan adalah untuk memuliakan Allah dan menjalankan cara hidup seseorang (QS. Al-Anfal/8:28).  Manusia memiliki tanggung jawab untuk melindungi lingkungan dan komponennya, seperti melestarikan lingkungan dan mempromosikan ekosistem yang sehat. Mereka harus mengurangi emisi karbon, meningkatkan sumber energi terbarukan, dan menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan, kesejahteraan, dan kontribusi positif generasi mendatang terhadap masyarakat.


Ketika mencari rezeki, pekerjaan seseorang harus dilakukan dengan tawakal dan takwa kepada Allah. Tujuan dari pelajaran ini adalah untuk mengajarkan kita bagaimana menjalankan bisnis halal sambil menghindari bisnis haram. (QS. Al-Mulk/67:15). pengetahuan dapat meningkatkan lingkungan, mengurangi polusi, dan memperbaiki kehidupan serta mata pencaharian manusia. Dengan terlibat dalam bisnis halal dan menghindari aktivitas yang merugikan.


Pengelolaan SDM Meliputi Beberapa Aspek Penting, antara Lain:


Perencanaan SDM: Merencanakan kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas. Pentingnya Ilmu Pengetahuan: dalam QS. Al-Mujadila (58:11), menunjukkan bahwa dalam studi SDM berpenting untuk memperkuat aspek pendidikan dan pengembangan keterampilan agar orang dapat menilai diri mereka sebagai warga negara yang baik dan jujur, dan memiliki dampak positif pada orang lain.


Pengembangan SDM tidak hanya berfokus pada aspek kognitif tetapi juga pada pembentukan akhlak. QS. Al-Imran (3:159). Hal tersebut menekankan pentingnya tanggung jawab pribadi dan tanggung jawab saat memimpin orang lain, yang merupakan komponen dari pengembangan karakter. Ini menekankan bahwa orang-orang memiliki prinsip moral yang kuat dan keterampilan teknis yang baik, yang dapat dicapai melalui pengembangan karakter yang efektif, yang mendorong integritas profesional dan pribadi, membantu individu mengatasi konflik dan tantangan, serta mempromosikan kesuksesan semua organisasi dan individu yang terlibat.


Penilaian Kinerja: Menilai kinerja individu secara adil, sesuai dengan prinsip keadilan dalam Islam (QS. Al-An’am/6:160). Kinerja kerja yang memadai berdasarkan prinsip-prinsip Islam akan memastikan bahwa setiap orang dapat berkontribusi pada bisnis dan kesuksesannya. Manajemen SDM yang baik juga akan memfasilitasi proses evaluasi yang transparan dan objektif, menciptakan lingkungan kerja yang aman, dan menginspirasi individu untuk tumbuh dan memperbaiki diri mereka. 


Kompensasi: Memberikan imbalan yang adil sesuai dengan prestasi kerja dalam QS. At-Taubah (9:105), Allah berfirman: "Dan katakanlah: 'Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu'min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Maha Mengetahui akan ghaib dan nyata, lalu diberikan-Nya kepada kamu apa yang kamu kerjakan . 


Motivasi: Memotivasi karyawan agar dapat berkontribusi secara optimal. QS. Al-Ahzab (33:71) Ayat ini berbunyi: "Dan barang siapa di antara kamu ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya, dan mengerjakan amal Saleh, niscaya Kami memberikan kepadanya pahala dua kali, dan Kami sediakan baginya rezeki yang mulia. Ini menunjukkan bahwa ketika karyawan bekerja dengan sikap positif dan melakukannya dengan baik, mereka akan menerima gaji besar dan banyak rezeki. 


Tafsir Al-Qur'an adalah panduan yang juga mengelola kehidupan manusia, menekan integritas, keadilan, dan tanggung jawab dalam SDM, yang tidak berlaku untuk Islam organisasi, dan dapat digunakan universal dalam konteks manajemen kontemporer.[]


Penulis :

Wahidin dan  Dr. Hamidullah Mahmud, Lc, MA

Mahasiswa Magister  Manajemen Dakwah UIN Syarif Hidayatulah Jakarata

×
Berita Terbaru Update