Notification

×

Iklan

Iklan

Harga Selembar Masker Kalahkan Harga Sekilo Tomat dan Wortel

Senin, 13 April 2020 | April 13, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-04-13T05:35:41Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Suasana pasar di Banda Aceh Senin (13/4/2020) pagi ditandai dengan harga masker yang makin mencengangkan, yakni mencapai Rp 15.000 per helai.

Foto : Serambi
Padahal, itu hanyalah masker kain, bukan masker medis.

Tapi masker seharga itu bukan dijual di apotek ataupun di toko swalayan, melainkan di traffic light atau lampu stop.

Misalnya di Simpang Jambo Tape dan Simpang Lima Banda Aceh.

Sejumlah pemuda yang menjajakan masker kain di kedua simpang jalan itu mematok harga masker yang seragam, yakni Rp 15.000/lembar.

Saat ditawar Rp 10.000/helai tak mereka kabulkan.

Satu di antara penjaja masker justru menjawab, "Kalau ambil dua boleh 25.000 rupiah."

Ketika ditanya mengapa harganya semahal itu, pria bertopi yang juga menjajakan pewangi mobil beraroma kopi itu mengatakan bahwa modal mereka memang mahal dan saat ini semakin susah mendapatkan masker, apalagi masker medis.

Dari dialog di atas tergambar bahwa masker medis masih menjadi barang sangat langka di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Di seluruh apotek, distributor alat-alat medis, toko swalayan, dan waserda masker medis tidak ditemukan sebagai barang dagangan.

Sejauh pantauan Serambinews.com di sejumlah toko dan apotek di Kota Banda hari ini, Senin (13/4/2020) pagi, masker hanya ada dijual di 212 Mart Lampriek.

Itu pun masker kain (hasil jahitan), lalu dikemas rapi pakai plastik, dan dijual Rp 12.000/lembar.

Di Indomaret, Alfamart, Mahli, Apotek Kimia Farma, Apotek Laris, Apotek Sakti, Toko Buku Gramedia, dan Jeungki Mali stok masker nihil.

"Sudah lebih dua bulan tak masuk masker dari Jakarta," kata Venny, pramuniaga Toko Buku Gramedia Banda Aceh.

Hal yang sama juga diakui Tarmizi, pramuniaga Toko Jeungki Mali, distributor alat-alat medis di Banda Aceh.

Sementara itu, seperti terlihat pekan lalu, di depan Barata Mal hingga Seutui, Banda Aceh, tetap banyak dijual masker kain (masker nonmedis) dengan harga Rp 5.000-Rp12.000/lembar, tapi banyak yang tidak dikemas plastik.

Harga masker kain yang terus melambung itu kini mulai mengalahkan harga wortel yang per kilogram (kg) di Banda Aceh hanya Rp 6.000 dan tomat medan Rp 7.000/kg.

Sementara itu bawang merah pagi ini di Pasar Peunayong dibuka dengan harga Rp 32.000/kg. Harga bawang putih masih tergolong tinggi, yakni Rp 40.000/kg.

Harga jual telur ayam ras justru mengalami penurunan kecil sejak akhir pekan lalu.

Bila sebelumnya satu papan (30 butir) di tingkat distributor harganya berkisar Rp 39.000-Rp 40.000, seperti terpantau di Ulee Kareng,vsehak tiga hari lalu, sejak Minggu kemarin ada distributor yang menurunkan harga tebus telur ayam ras, yakni Rp 38.000/papan.

Harga jual seperti ini terpantau di Toko Istana Telur Peunayong.

Meski sudah ada distributor yang menurunkan harga jual telur ayam ras per papan, tapi di tingkat pengecer umumnya masih dibanderol Rp 44.000-Rp 45.000/papan atau Rp 1.500-2.000/butir (di antaranya Pasar Ulee Kareng, Lampinueng, Lampriek, Beurawe, dan Waserda Serambi Indonesia).

Ada juga pedagang ritel yang menjualnya Rp 42.000/papan, yakni Mizi Toserba yang berada di depan Barata Mal.

Sedangkan harga telur ayam kampung di tingkat penampung (Ulee Kareng) Rp 60.000 per papan (isi 30 butir), di tingkat pengecer Rp 2.500-Rp 3.000/butir (di antaranya di Beurawe, Lambhuk, Lampriek, dan Waserda Serambi Indonesia).

Berikut harga berbagai komoditas (barang dagangan utama) yang umumnya masih stabil, sama seperti Minggu kemarin.

* Beras Suci Rifki di tingkat distributor (Pasar Lambaro, Aceh Besar) Rp 150.000/sak (isi 15 kg), di tingkat pengecer atau ritel (di antaranya di Waserda Serambi Indonesia) Rp 155.000/sak;

- Beras merek MG di tingkat distributor (Pasar Lambaro) Rp 165.000/sak (isi 15 kg), di tingkat pengecer (di antaranya di Luengbata, Lambhuk, dan Waserda Serambi Indonesia) Rp 170.000/sak;

- Beras cap Dua Merak produk Rahmat Ilahi di tingkat distributor (Ulee Kareng, Banda Aceh) Rp 160.000/sak (isi 15 kg), di tingkat pengecer
/sak (d

Beras cap Dua Merak produk Rahmat Ilahi di tingkat distributor (Ulee Kareng, Banda Aceh) Rp 160.000/sak (isi 15 kg), di tingkat pengecer Rp 165.000/sak (di antaranya di Luengbata, Batoh, dan Waserda Serambi Indonesia);

- Beras Super MB (Meutuah Baru) di tingkat distributor (Ulee Kareng) Rp 170.000 per sak (ukuran 15 kg), di tingkat pengecer Rp 175.000/sak (di antaranya di Lampriek, Luengbata, dan Waserda Serambi Indonesia).

* Gula pasir halus di tingkat distributor (Lambaro dan Ulee Kareng) Rp 870.000/sak (isi 50 kg), di tingkat pengecer Rp 880.000-Rp 900.000/sak (di antaranya di Lampinueng, Lamnyong, dan Waserda Serambi Indonesia).

- Gula pasir halus di tingkat distributor (Ulee Kareng) Rp 19.000/kg, di tingkat pengecer Rp 20.000/kg (di antaranya di Lampinueng, 212 Mart Lampriek, dan Waserda Serambi Indonesia).

* Minyak makan curah Rp 12.000/kg di tingkat distributor (Ulee Kareng), di tingkat pengecer Rp 13.000-Rp 14.000/kg (di antaranya di Pasar Peunayong dan Pasar Kartini Peunayong).

* Bimoli isi 2 liter di tingkat distributor (Ulee Kareng) Rp 26.000, di tingkat pengecer Rp 29.000 (di antaranya di Gampong Ilie, Pasar Kartini Peunayong, dan Waserda Serambi Indonesia).

- Bimoli isi 1 liter di tingkat distributor (Lambaro) Rp 14.000, di tingkat pengecer Rp 16.000 (di antaranya di Gampong Ilie dan Waserda Serambi Indonesia).

* Sunco isi 2 liter di tingkat distributor (Lambaro) Rp 26.000, di tingkat pengecer Rp 30.000 (di antaranya di Waserda Serambi Indonesia).

* Mi instan rasa soto Medan di tingkat distributor (Ulee Kareng) Rp 95.000/dus (isi 40 bungkus), di tingkat pengecer (Alfamart Rp 104.000/dus, di Waserda Serambi Indonesia Rp 100.000) atau Rp 2.600-Rp 2.800/bungkus.

* Indomie rasa kaldu ayam di tingkat distributor (Lampinueng) Rp 85.000/dus (isi 40 bungkus), di tingkat pengecer Rp 90.000/dus atau Rp 2.500 bungkus (di antaranya di Waserda Serambi Indonesia).

* Susu Bear Brand (cap Beruang) Rp 270.000/krat (isi 30 kaleng) atau Rp 9.000/kaleng di Toko Shimbun Sibreh dan Rp 279.000 per krat atau Rp 9.300/kaleng di Indomaret maupun di Alfamart.

* Sirop cap Patung Rp 210.000/lusin di tingkat distributor (Ulee Kareng dan Shimbun Sibreh), di tingkat pengecer Rp 238.800/lusin atau Rp 19.900/botol di Alfamart, dan Rp 220.000/lusin atau Rp 18.500-Rp 19.000/botol di Lampinueng, Beurawe, dan Waserda Serambi Indonesia.

- Sirop Pohon Pinang Rp 195.00-Rp 200.000 per lusin di tingkat distributor (Lambaro dan Peunayong), di tingkat pengecer Rp 17.000/botol (di antaranya di Beurawe, Lampineung, Luengbata, dan Waserda Serambi Indonesia)

- Sirop ABC di tingkat pengecer Alfamart Rp 162.000/lusin atau
Rp 13.500/botol.

* Hand sanitizer produk ARC Unsyiah dijual Rp 25.000/botol ukuran 60 ml.

* Sarung tangan lateks standar bedah di tingkat distributor (Jeungki Mali Seutui) 1 boks Rp 85.000, di tingkat pengecer Rp 90.000/boks atau Rp 5.000/pasang (di antranya di Waserda Serambi Indonesia).

* Baju hazmat (APD astronaut) di tingkat distributor (Jeungki Mali Seutui) Rp 1.400.000/set.

* Nurse cap (penutup kepala) di tingkat distributor (Jeungki Mali Seutui) Rp 120 per boks.

* Vitamin C isi 100 tablet per botol di tingkat distributor (Apotek Sakti Neusu) Rp 25.000/botol;

* Vitamin C isap di tingkat distributor (Apotek Sakti Neusu) Rp 2.000/strip (dua keping), di tingkat pengecer Rp 2.500/strip.

* Pulpy orange HET Rp 5.400/botol, di tingkat pengecer (Lampinueng dan Shimbun Sibreh) Rp 6.000/botol.

* Bright gas 5,5 kg di tingkat agen (Ulee Kareng dan Batoh) Rp 70.000/tabung, di tingkat pengecer Rp 73.000/tabung (di antaranya di Ceurih, Pango Deah, dan Waserda Serambi Indonesia);

- Bright gas 5,5 kg bersama tabungnya di tingkat agen (Ulee Kareng dan Batoh) Rp 320.000, di tingkat pengecer Rp 325.000/tabung (di antaranya di Waserda Serambi Indonesia);

- Gas 12 kg di tingkat agen (Ulee Kareng) Rp 147.000/tabung, di tingkat pengecer Rp 153.000/tabung (di antaranya di Waserda Serambi Indonesia);

- Gas 12 kg bersama tabung di tingkat agen (Ulee Kareng) Rp 500.000/tabung, di tingkat pengecer Rp 515.000 (di antaranya di Waserda Serambi Indonesia);

- Bright gas 12 kg di tingkat agen (Ulee Kareng dan Batoh) Rp 150.000/tabung, di tingkat pengecer Rp 155.000/tabung. Pembelian bersama tabung tidak dilayani.

* Gas melon 3 kg HET di tingkat agen Rp 18.000, di tingkat pengecer harganya sangat bervariasi, mulai Rp 22.000-Rp 30.000/tabung (di antaranya di Gampong Ilie, Beurawe, dan Waserda Harian Serambi Indonesia). Pembelian bersama tabung tidak dilayani.

Daftar harga tersebut dihimpun oleh Pengurus Koperasi Karyawan Saree Makmue
Harian Serambi Indonesia yang beralamat di Jalan Raya Lambaro Km 4,5 Meunasah Manyang, Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Telepon pengelola waserda 081375848890 (Dara Meutia) dan manajer usaha 082366914415 (Yosef).

Nantikan daftar harga komoditas esoknya. [] SERAMBI



×
Berita Terbaru Update