Notification

×

Iklan

Iklan

LPAPRI Bersama Masyarakat Aceh Timur Sesalkan Ungkapan Oknum Anggota DPRK

Jumat, 18 Oktober 2019 | Oktober 18, 2019 WIB | 0 Views Last Updated 2019-10-18T04:01:40Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
TamiangNews.com | ACEH TIMUR -- Oknum Anggota DPRK Aceh Timur, diduga secara sengaja memposting hasil tangkapan layar chatingan antara dirinya dengan seorang wartawan media online lokal berinisial, A, ke akun facebook diduga miliknya bernama ' Panglima Asahan'.  
Wirabono Koordinator Tim Investigasi LPAPRI 
Aksinya itu disinyalir bermaksud membully wartawan media online yang mencoba mengkonfirmasi berita kepada melalui pesan Whatsapp Amad Lembeng, terkait komentar rasisnya dan upaya pengancaman terhadap aktivis HAM, Ronny Hariyanto, yang sebelumnya mengkritik kinerja  DPRK Aceh Timur, beberapa waktu lalu.

Terkait hal tersebut Wira Koordinator tim investigasi LPAPRI Kamis, (17/10) angkat bicara dan menyesalkan perbuatan yang dilakukan Oleh oknum sebagai wakil rakyat Wira mengungkapkan".

Sebagai anggota Dewan atau wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat tidak sepantas melontarkan kata kata kotor seperti itu, kami atas nama masyarakat Aceh Timur sangat menyesalkan apa yang di ungkapkan oleh oknum Dewan tersebut.

"Dan apalagi dengan melakukan pengancaman serta melecehkan juga membully baik aktivis maupun awak media, itu juga menurut saya  sudah sangat tidak patut oleh karena dirinya sebagai anggota DPRK atau wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat, sebagai figur publik atau sebagai anggota Dewan yang dipilih oleh rakyat sudah sepatutnya mendapat kritikan hal ini pada dasarnya untuk memberikan motivasi kinerja sebagai wakil rakyat.

Seharusnya benar benar mendengar aspirasi rakyat juga membela kepentingan rakyat, sebab rakyat memberikan  kepercayaan pada dirinya untuk menjadi wakilnya dengan tujuan untuk memperjuangkan hak hak rakyat dengan duduk di kursi parlemen.

Jadi wajar bila kinerjanya dikritik untuk yang lebih baik, jadi sebagai anggota Dewan atau wakil rakyat  bukan hanya cukup dengan yang biasa dikatakan D5 "Datang, Duduk, Diam, Dengar dan Duit," tapi harus benar benar mendengar aspirasi masyarakat dan mementingkan kepentingan rakyat bukan lebih mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu," tegas Wira.

LPAPRI dan atas nama masyarakat Aceh Timur sangat menyesalkan apa yang dilakukan oleh oknum anggota DPRK atau wakil rakyat yang baru saja dilantik, sudah Seharusnya menjadi wakil rakyat dipilih dan dipercaya oleh rakyat untuk memperjuangkan hak hak rakyat melalui kursi parlemen," pungkas Wira.[]TN-W007
×
Berita Terbaru Update