TamiangNews.com, KARANG BARU -- Untuk mengatasi genangan air limbah dari rumah masyarakat di jalan raya, di jalan Ir.H. Juanda Kampung Bundar kecamatan Karang Baru, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang turunkan alat berat excavator guna pembuatan saluran/Drainase dilokasi genangan air, (21/02).
Pantauan TamiangNews dilokasi berlangsungnya proses pengendalian air di jalan raya tersebut, Camat Karang Baru Zulfikar, SP, berserta Mukhsin Datok Kampung Bundar sedang mengawasi proses pembuatan saluran, didampingi sejumlah personil Satpol PP Aceh Tamiang dan masyarakat setempat.
Zulfikar yang akrab di sapa Uling itu ditanya TamiangNews mengatakan, kegiatan pengendalian air yang tergenang di atas jalan Ir. H. Juanda tersebut merupakan perintah langsung Bupati Aceh Tamiang.
Berdasarkan Perintah itu dirinya melakukan koordinasi kepada Dinas PUPR Aceh Tamiang, DLH Aceh Tamiang, PDAM Aceh Tamiang serta Sat Pol PP Aceh Tamiang guna untuk menindak lanjuti genangan air di badan jalan tersebut.
Ulong menjelaskan genangan air tersebut berasal dari air limbah warga sekitar dan air hujan beberapa hari yang lalu, dikarenakan belum adanya saluran pembuangan sepanjang 30 meter akibatnya terjadinya genangan air di atas badan jalan tepatnya didepan Bank Aceh hingga ke warung kopi Corner.
Hal ini harus segera di tindak lanjuti, jika terus menerus dibiarkan, dipastikan dapat mengganggu aktivitas bagi masyarakat, terkhusus bagi para pengguna jalan yang dapat mengakibatkan kemacetan berlalulintas, dikarenakan tidak tersedianya drainase / saluran, terangnya. [] TN-W007
![]() |
Foto : Excavator sedang melakukan pengerukan di Kampung Bundar Kamis (21/02) |
Zulfikar yang akrab di sapa Uling itu ditanya TamiangNews mengatakan, kegiatan pengendalian air yang tergenang di atas jalan Ir. H. Juanda tersebut merupakan perintah langsung Bupati Aceh Tamiang.
Berdasarkan Perintah itu dirinya melakukan koordinasi kepada Dinas PUPR Aceh Tamiang, DLH Aceh Tamiang, PDAM Aceh Tamiang serta Sat Pol PP Aceh Tamiang guna untuk menindak lanjuti genangan air di badan jalan tersebut.
Ulong menjelaskan genangan air tersebut berasal dari air limbah warga sekitar dan air hujan beberapa hari yang lalu, dikarenakan belum adanya saluran pembuangan sepanjang 30 meter akibatnya terjadinya genangan air di atas badan jalan tepatnya didepan Bank Aceh hingga ke warung kopi Corner.
Hal ini harus segera di tindak lanjuti, jika terus menerus dibiarkan, dipastikan dapat mengganggu aktivitas bagi masyarakat, terkhusus bagi para pengguna jalan yang dapat mengakibatkan kemacetan berlalulintas, dikarenakan tidak tersedianya drainase / saluran, terangnya. [] TN-W007